Trik untuk tahu ID YM teman invisible atau offline

Mungkin ini trik lama, tapi karena kebetulan baru ada kejadian dengan diri saya, saya jadi kepikiran untuk berbagi dengan teman2 yang belum tau. (bagi yang udah master mending jangan baca tulisan ini, cm buang waktu…!!!) hehe..
Beberapa pengguna YM yang gak mau status ID mereka terlihat online dengan banyak alasan, misalnya takut ketahuan bos kalau dikantor selalu chatting, atau supaya temen2nya gak tau kalau dia lagi online, atau supaya sang pacar gak tau kalau dia sedang selingkuh chatting dengan orang lain, atau alasan lainnya.. Baca Lanjutannya…

Indonesia Dahului AS, Gelar EV-DO Rev.B

VIVAnews – Teknologi EV-DO Rev. B sudah siap di Amerika Serikat sejak tahun lalu. Akan tetapi peluncuran komersil layanan berbasis EV-DO Rev.B pertama di dunia justru di Bali, Indonesia.

“Kami selaku penyedia teknologi tersebut merasa gembira,” kata Fan Xiaoyong, Managing Director PT ZTE Indonesia, di sela-sela diskusi terbatas tentang EV-DO Rev. B di kantornya, 14 Januari 2010.

Karena, kata Xiaoyong, biasanya teknologi-teknologi jaringan selalu diluncurkan pertama kali secara komersial di Amerika Serikat. “Kali ini justru malah di Indonesia,” ucapnya.

Menurut Xiaoyong, Indonesia memiliki pasar yang sangat potensial. “Negeri ini memiliki industri telekomunikasi yang sehat, dan pelanggan yang sangat banyak,” kata Xiaoyong. “Ini pula yang mendorong kami juga terbuka untuk bekerja sama dengan operator lain untuk menyambut era LTE, kami sangat kooperatif untuk itu,” ucapnya.

Dari sisi biaya, migrasi dari jaringan EV-DO Rev A ke EV-DO Rev B juga tidak membutuhkan dana investasi yang cukup signifikan. “Tidak ada dana tambahan yang cukup besar yang harus dikeluarkan oleh operator karena ini hanya mengupgrade dari teknologi EVDO Rev. A saja,” ucap Xiaoyang.

———————————————————————————————-

sumber : http://teknologi.vivanews.com/news/read/121288-indonesia_dahului_as__gelar_ev_do_rev__b

Rokok Hapuskan Garansi Komputer!!!

VIVAnews – Semua tahu bahwa merokok tidak baik untuk kesehatan. Tetapi tahukah Anda bahwa rokok juga tidak baik untuk komputer? Setidaknya demikian menurut Apple. Seorang pengguna komputer Apple asal Iowa, Amerika Serikat mengeluhkan bahwa Apple menolak klaim garansi komputernya karena komputer tersebut terkena imbas asap rokok.

“Saya membawa Apple MacBook keluaran tahun 2007 ke Apple Store di Iowa, karena saya mengalami masalah overheat,” kata pengguna bernama Derek, seperti VIVAnews kutip dari Consumerist, 4 Januari 2009. “Setelah melakukan tes awal, teknisi akan memperbaiki produk tersebut karena saya masih memiliki garansi Apple care tersisa selama setahun lebih,” ucapnya.

Tiga hari kemudian, Derek menyebutkan, Apple mengabari bahwa komputer tidak bisa diperbaiki karena telah digunakan di rumah yang ada anggota keluarga yang merokok. “Itu telah menghapuskan garansi dan mereka menolak untuk memperbaikinya,” kata Derek. “Padahal, di perjanjian layanan purna jual, tidak disebutkan bahwa merokok di sekitar komputer tersebut menghanguskan garansi,” ucapnya. Baca Lanjutannya…

Komputer Desktop Kalahkan Supercomputer!!!

VIVAnews – Mendapatkan hasil semaksimal mungkin dengan perangkat seadanya umum dilakukan oleh pengguna enthusiast dari kalangan komunitas teknologi. Menjalankan Windows 7 di komputer Pentium II, misalnya.

Akan tetapi, lain lagi yang dilakukan oleh Fabrice Bellard, pengguna asal Perancis yang kini memegang rekor dunia dalam kategori kalkulasi Pi. Ia berhasil menghitung nilai Pi sampai 2,7 triliun digit desimal. Melewati angka 2,5 triliun digit, rekor yang dicatat Agustus lalu oleh T2K Open Supercomputer (yang ketika itu merupakan komputer super terhebat peringkat ke-47 di dunia).

Apa yang hebat dari raihan Bellard disamping catatan angka digit yang berhasil ia hitung? Hebatnya adalah ia berhasil melakukan penghitungan tersebut tidak menggunakan komputer super, melainkan dengan komputer desktop dengan prosesor Intel Nehalem. Baca Lanjutannya…

Pelamar Kerja Ditolak Gara-gara Facebook!!!

Mem-posting sesuatu di Facebook memang tak boleh sembarangan, khususnya bagi para pencari kerja. Sebuah survei mengungkapkan, hampir separuh perusahaan telah menolak calon pekerja yang sebenarnya potensial cuma gara-gara Facebook sang pelamar.

Satu dari 10 pelamar kerja ternyata ditolak karena ketahuan telah mem-posting sesuatu tentang minum-minuman keras dan obat-obatan terlarang. Kemudian, 13% karena membuat komentar rasis, dan 9% lainnya ditinjau ulang karena kedapatan menempatkan foto cabul di halaman situs jejaring sosial tersebut.

Perusahaan-perusahaan itu mulai mengecek jeroan Facebook sang pelamar untuk membandingkannya dengan resume curriculum vitae (CV) yang dikirimkan. Bahkan, seperti dikutip detikINET dari Telegraph, Rabu (13/1/2010), empat dari perusahaan telah membuang lamaran yang masuk setelah melihat Facebook sang pelamar.

Gambaran tentang dampak Facebook ini didapat dari hasil survei Career Builder terhadap 450 karyawan perusahaan. Farhan Yasin, presiden Career Builder mengatakan, situs seperti Facebook bisa menjadi bom waktu. Baca Lanjutannya…