Mahasiswa ko’ alergi (takut) linux.. :P

Teknologi informasi saat ini sedang berkembang dengan pesatnya, maka sudah selayaknya indonesia terus mengikutinya. Kemajuan dlm hal software dan hardware pun terus diikuti kalangan IT dan mahasiswa. Namun terjadi kontradiksi dengan kemajuan finansialyang mendukung adanya software bajakan.

Akhir-akhir ini pemerintah sering mengadakan sweeping software bajakan ke toko2, pusat perbelanjaan, bandara, pelabuahan, dan tempat umum lainnya.. bahkan saya dengar juga sweeping ini sudah mulai masuk ke kampus. Jadi tiap laptop diperiksa untuk mengecek OS-nya asli atau tidak.

Pemerintah sendiri sudah mulai menerapkan IGOS (Indonesia Goes Open Source) dalam hal ini LINUX / UNIX digunakan sebagai sistem operasi. Bahkan mulai banyak website pemerintah yang menggunakan LAMP (Linux,Apache,MySql,PHP) yang kesemuanya merupakan aplikasi gratis.

Lalu bagaimana dengan mahasiswa???

Fakta yang sangat mengejutkan dan menyedihkan terungkap. 90% dari mahasiswa kita masih memakai OS bajakan!!

Saya kemudian melakukan sedikit survey terhadap teman2 dari kampus saya sendiri, lalu teman2 mahasiswa dari universitas lain. Ternyata alasan mereka tidak menggunakan linux antara lain:

  1. linux sulit dioperasikan. (tidak user friendly)

  2. linux sulit saat instalasi.

  3. Hardware sering tidak kompatibel dengan linux.

  4. Sulit mencari aplikasi tertentu di linux.

  5. Linux hanya bagus untuk server.

Disini saya hanya akan memberikan argumen pribadi terhadap alasan2 ini, tetapi hanya dalam lingkup widows-linux.

Pertama, windows (original) memang mahal bagi sebagian besar mahasiswa,tapi hal ini wajar karena memang dibuat oleh programer professional yang dibayar mahal untuk membuat suatu sistem yang stabil dan mudah digunakan bahkan oleh orang yang baru pertama kali mengenal komputer. Kalo kamu gak mau bayar mahal, pake yang gratis juga ada ko’,, linux I mean.

Kedua, linux sekarang sangat berbeda dengan linux di tahun ’98 an yang memang sulit dioperasikan saat itu, dan hanya digunakan oleh network spesialyst karena tingkat kestabilannya yang mengagumkan untuk sebuah server. Tapi sekarang, distro2 linux sudah mulai mengincar pengguna rumahan, karena itu mereka mendesain sistem linux yang mudah digunakan (lihat 5 besar distrowatch), jadi saya kira suda saatnya kalian mulai melirik sisop yang satu ini.

Hardware tidak kompatibel itu memang banyak terjadi pada awal kemunculan linux. Tapi sekarang 80% hardware yang dirilis sudah mensuport atau disupport oleh linux. Bahkan jika hardware anda belum tersupport, anda cukup posting di forum pengembang linux. Maka dalam beberapa hari kernel akan diupdate dengan menambah hardware anda tersebut.

Software open source (oss) sekarang sudah menjadi trend baru, bahkan tidak munafik Oss sekarang mulai menjadi ancaman bagi propertiary software (non-oss). Lihat saja symbian yang sekarang sudah dibeli nokia akan dijadikan proyek open source, bahkan sekelas IBM pun sekarang serius dengan proyek Open-Office nya yang saya rasa sangat sukses menyaingi microsoft office. Kalau anda biasa menggunakan Auto-cad, di linux ada Free-cad, anda biasa dengan Adobe photoshop, di linux ada GIMP, dan masih banyak software free di linux yang dapat digunakan. Kalaupun anda tidak tahu nama dari software yang anda butuhkan, anda tinggal bertanya di forum. Sejauh yang saya alami, orang2 di forum linux manapun itu sangat interest dan gak segan membantu newbie linux yang ingin mempelajari linux.

Nah, semua argumen sudah saya sampaikan, jadi, apakah anda masih punya alasan untuk tidak berpindah ke linux???

sukseskan IGOS..!!!

hidup open-source..!!!

4 Komentar

  1. selamat mas bayu….!!

    boleh ni ntar dicoba…tp males donlod,pinjem cd linux nya yak ntar tak copy..(halah mbajak jg)

  2. Om tyo, linux itu berlisensi GNU atw free ko’, jd jangan takut d blg bajakan..
    Gk ada istilah bajakan untuk linux..
    Ok?!

  3. Bro mau nanya GNU itu maksud dari singkatannya apa yah???? anehnya GNU = Gnu’s Not Unix. Nih si Linus pegimana sih? apa emang gwnya yg error yah???mendingan error dah kan bisa trial and error, tapi tetep aja gw gak mudeng ini dia gw sering banget kalo nanya ke temen gw gnu apaaan sih????? gnu tuh gnu’s not unix.halahhhhhh

    • Proyek Kernel Linux dimulai sebagai proyek percobaan oleh Linus Torvalds pada tahun 1991, tetapi seperti kata Isaac Newton, “If I have seen further, it is by standing on the shoulders of giants.” Ketika Linus Torvalds memulai kernel, Free Software Foundation telah membuat ide tentang perangkat lunak kolaboratif. Mereka memberinya nama GNU, diucapkan “guh-noo”, sebuah akronim rekursif yang berarti “GNU’s Not Unix”. Perangkat lunak GNU berjalan diatas kernel Linux semenjak hari ke-1. Kompiler mereka gcc digunakan untuk mengkompilasi kernel. Sekarang banyak perangkat GNU dari gcc hingga gnutar yang merupakan dasar dari setiap distribusi Linux. Untuk alasan inilah banyak pendukung Free Software Foundation menyatakan bahwa usaha mereka harus diberi kredit yang sama dengan kernel Linux. Mereka menyarankan bahwa semua distribusi Linux harus merujuk pada dirinya sebagai distribusi GNU/Linux.


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s